Wikipedia

Hasil penelusuran

Headline Today's

Pengikut

Total Tayangan Halaman

Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

Posted by On 22.58 with No comments


MALANG-Pendidik memiliki keleluasaan untuk membuat sendiri, memilih, dan memodifikasi modul projek profil yang tersedia sesuai dengan konteks, karakteristik, serta kebutuhan peserta didik. 

Pemerintah menyediakan contoh-contoh modul projek penguatan profil pelajar Pancasila yang dapat dijadikan inspirasi untuk satuan pendidikan. 

Satuan pendidikan dan pendidik dapat mengembangkan modul projek profil sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik, memodifikasi, dan/atau menggunakan modul projek profil yang disediakan Pemerintah sesuai dengan karakteristik daerah, satuan pendidik, dan peserta didik. 

Oleh karena itu, pendidik yang menggunakan modul projek profil yang disediakan Pemerintah tidak perlu lagi menyusun modul projek profil.

Komponen Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Modul projek profil dilengkapi dengan komponen yang menjadi dasar dalam proses penyusunannya serta dibutuhkan untuk kelengkapan pelaksanaan pembelajaran. 

Modul projek profil pada dasarnya memiliki komponen sebagai berikut:

1. Profil Modul:

  • Tema dan topik atau judul modul
  • Fase atau jenjang sasaran
  • Durasi kegiatan

2. Tujuan:

  • Pemetaan dimensi, elemen, sub elemen Profil Pelajar Pancasila yang menjadi tujuan projek profil
  • Rubrik pencapaian berisi rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik (Untuk Pendidikan Dasar dan Menengah)

3. Aktivitas:

  • Alur aktivitas projek profil secara umum
  • Penjelasan detail tahapan kegiatan dan asesmennya 

4. Asesmen - Instrumen pengolahan hasil asesmen untuk menyimpulkan pencapaian projek profil

Dalam Penentuan Tema Proyek masing masing Kelas atau fase diberi pilihan

  • Jenjang SD / Fase A sampai Fase C : Wajib Memilih dan Menentukan 2 Tema dalam 1 Tahun
  • Jenjang SMP / Fase D : Wajib Memilih dan Menentukan 3 Tema dalam 1 Tahun
  • Jenjang SMA / Fase E sampai Fase F : Wajib Memilih dan Menentukan 3 Tema dalam 1 Tahun

Tema Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Untuk tema atau materi proyek Kemendikbudristek telah memberikan judul tema yang bisa digunakan untuk jenjang SD, SMP dan SMA.

  1. Gaya Hidup Berkelanjutan (SD‒SMA/SMK)
  2. Kearifan lokal (SD, SMP, SMA/SMK)
  3. Bhinneka Tunggal Ika (SD, SMP, SMA/SMK)
  4. Bangunlah Jiwa dan Raganya (SMP‒SMA/SMK)
  5. Suara Demokrasi (SMP‒SMA/SMK)
  6. Berekayasa dan Berteknologi untuk Membanguan NKRI (SD,SMP,SMA/SMK)
  7. Kewirausahaan (SD,SMP,SMA/SMK)

Tema – tema di atas ini bisa rekan – rekan pilih sesuai dengan kubutuhan dan kemampuan guru, siswa, lingkungan serta tahapan / fase yang paling cocok untuk melaksanakaanya.

A. Gaya Hidup Berkelanjutan (SD, SMP, SMA)

Diharapkan dengan kegiatan proyek siswa mampu memahami dampak dari aktivitas manusia, baik jangka pendek maupun panjang, terhadap kelangsungan kehidupan di dunia maupun lingkungan sekitarnya.

Siswa mampu berfikir kritis tentang pengaruh aktivitas manusia dan perubahan iklim

Siswa bisa membangun kesadaran ramah lingkungan dan mempromosikan gaya hidup yang lestari berkelanjutan dalam kesehariannya

Siswa memahami potensi bencana di lingkungan sekitar akibat lingkungannya rusak

B. Kearifan Lokal (SD, SMP, SMA)

Membangun rasa ingin tahu dan kemampuan inkuiri melalui eksplorasi tentang budaya dan kearifan lokal masyarakat sekitar atau daerah tersebut, serta perkembangannya.

Siswa mempelajari keterkaitan berkembangan budaya lokal dengan kemajuan dan perkembangan nasional dan iternasional

Siswa mampu memahami nilai – nilai kesenian dan tradisi lokal serta mampu menerapkan di kehidupan mereka

Siswa mampu mempromosikan salah satu hal yang menarik tentang budaya dan nilai-nilai luhur yang dipelajarinya.

C. Bhinneka Tunggal Ika (SD,SMP,SMA)

Siswa mempelajari perspektif berbagai agama dan kepercayaan tentang fenomena global.

Siswa secara kritis dan reflektif menelaah hal – hal negatif yang biasanya dilekatkan pada suatu kelompok agama, dan dampaknya terhadap terjadinya konflik dan kekerasan.

Melalui projek ini, Siswa mengenal dan mempromosikan budaya perdamaian dan antikekerasan.

D. Bangunlah Jiwa dan Raganya (SMP‒SMA)

Membangun kesadaran dan keterampilan untuk memelihara kesehatan fisik dan mental, baik untuk dirinya maupun orang sekitarnya.

Siswa melakukan penelitian dan mendiskusikan masalah-masalah terkait kesejahteraan diri, perundungan (bullying), baik fisik maupun dunia maya, serta berupaya mencari jalan keluarnya.

Siswa memahami masalah-masalah kesehatan dan kesejahteraan fisik dan mental, termasuk isu narkoba, pornografi, dan kesehatan reproduksi.

E. Suara Demokrasi (SMP‒SMA)

Siswa merefleksikan makna demokrasi dan memahami implementasi demokrasi serta tantangannya.

Menggunakan kemampuan berpikir sistem, Siswa menjelaskan keterkaitan antara peran individu terhadap kelangsungan demokrasi Pancasila.

F. Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI (SD, SMP,SMA)

Berkolaborasi dalam melatih daya pikir kritis, kreatif, inovatif, sekaligus kemampuan berempati untuk berekayasa membangun produk berteknologi yang memudahkan kegiatan dirinya dan juga sekitarnya.

Siswa mengasah berbagai keterampilan berpikir dalam mewujudkan produk berteknologi.

Siswa dapat mempelajari dan mempraktikkan proses rekayasa secara sederhana, mulai dari menentukan spesifikasi sampai dengan uji coba, untuk membangun model atau prototipe produk bidang rekayasa.

Siswa juga dapat mengasah keterampilan coding untuk menciptakan karya digital, dan berkreasi di bidang robotika.

G. Kewirausahaan (SD, SMP,SMA)

Mengidentifikasi potensi ekonomi di tingkat lokal dan masalah yang ada dalam pengembangan potensi tersebut, serta kaitannya dengan aspek lingkungan, sosial, dan kesejahteraan masyarakat.

Siswa kemudian merancang strategi untuk meningkatkan potensi ekonomi lokal dalam kerangka pembangunan berkelanjutan.

Melalui kegiatan dalam projek ini seperti terlibat dalam kegiatan ekonomi rumah tangga, berkreasi untuk menghasilkan karya bernilai jual, dan kegiatan lainnya, yang kemudian diikuti dengan proses analisis dan refleksi hasil kegiatan mereka.

Melalui kegiatan ini, kreatifitas dan budaya kewirausahaan akan ditumbuh kembangkan.

Prinsip-prinsip Kunci Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

1. Holistik

Holistik bermakna memandang sesuatu secara utuh dan menyeluruh, tidak parsial atau terpisah-pisah. Dalam konteks perancangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, kerangka berpikir holistik mendorong kita untuk menelaah sebuah tema secara utuh dan melihat keterhubungan dari berbagai hal untuk memahami sebuah isu secara mendalam

2. Kontekstual

Prinsip kontekstual berkaitan dengan upaya mendasarkan kegiatan pembelajaran pada pengalaman nyata yang dihadapi dalam keseharian. Prinsip ini mendorong pendidik dan peserta didik untuk dapat menjadikan lingkungan sekitar dan realitas kehidupan sehari-hari sebagai bahan utama pembelajaran.

3. Berpusat pada Peserta Didik

Prinsip berpusat pada peserta didik berkaitan dengan skema pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk menjadi subjek pembelajaran yang aktif mengelola proses belajarnya secara mandiri.

4. Eksploratif

Prinsip eksploratif berkaitan dengan semangat untuk membuka ruang yang lebar bagi proses inkuiri dan pengembangan diri. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tidak berada dalam struktur intrakurikuler yang terkait dengan berbagai skema formal pengaturan mata pelajaran.

Contoh Modul P5 Fase A bisa diunduh di bawah ini:



(sumber:datadikdasmen.com)

Unduh Contoh Kurikulum Satuan Pendidikan 2025 dan Regulasi IKM

Posted by On 05.13 with No comments

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada pendidik untuk menciptakan pembelajaran berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar peserta didik.

Karakteristik Kurikulum Merdeka

  1. Pengembangan Soft Skills dan Karakter
  2. Fokus pada Materi Esensial
  3. Pembelajaran yang fleksibel

Projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Projek tersebut tidak diarahkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran.

3 Pilihan Implementasi Kurikulum Merdeka Secara Mandiri

  1. Mandiri Belajar
  2. Mandiri Berubah
  3. Mandiri Berbagi

UNDUH CONTOH KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN DI BAWAH INI


Materi yang berkaitan dengan Kurikulum Merdeka berdasarkan peraturan terbaru 2024 silakan unduh di bawah ini:

1. PERMENDIKBUDRISTEK NO 12-2024 TENTANG KURIKULUM PADA PAUD, 
    JENJANG PENDIDIKAN DASAR, DAN JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH

2. KEPUTUSAN KEPALA BSKAP-NO.32 -2024 TENTANG CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

3. KEPUTUSAN KEPALA BSKAP-NO 31-2024 TENTANG  KOMPETENSI DAN TEMA P5

4. PANDUAN PEMBELAJARAN DAN ASESMEN

5. PANDUAN PENGEMBANGAN P5
6. PANDUAN PENGEMBANGAN KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN 2024

7. DIMENSI, ELEMEN, SUB ELEMEN P5


 




Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Posted by On 13.10 with No comments

 

P5 adalah singkatan dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, yaitu kegiatan pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan karakter pelajar agar berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. P5 merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka. 

Dalam P5, siswa mengamati dan mencari solusi terhadap masalah-masalah di lingkungan sekitar melalui pembelajaran lintas disiplin ilmu. P5 bertujuan untuk menguatkan kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila, seperti:

·         1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia

·         2. Berkebhinekaan global

·         3. Bergotong royong

·         4. Mandiri

·         5. Bernalar kritis

·        6.  Kreatif 

Beberapa tema P5 yang telah ditetapkan Kemendikbud untuk jenjang SD sampai SMA/SMK, antara lain:

·         1. Gaya hidup berkelanjutan

·         2. Kearifan lokal

·         3. Bhinneka Tunggal Ika

·         4. Bangunlah jiwa dan raganya

·         5. Suara demokrasi

·         6. Berekayasa dan berteknologi untuk membangun NKRI

·         7. Kewirausahaan 

Puncak dari rangkaian tahapan P5 adalah Gelar Karya P5, yaitu pameran hasil karya proyek yang dilakukan oleh siswa-siswi di akhir semester. 

Matei Panduan Pengembangan P5 dapat diunduh di bawah ini.



 

Capaian Pembelajaran (CP)

Posted by On 13.08 with No comments

 


Capaian Pembelajaran (CP) merupakan kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik di akhir setiap fase. CP yang disusun untuk mencapai kompetensi peserta didik terdiri atas.

Fase

Kelas/Jenjang

Fondasi

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)/RA

A

Kelas I-II SD/MI/Paket A/sederajat 

B

Kelas III-IV SD/MI/Paket A/sederajat 

C

Kelas V-VI SD/MI/Paket A/sederajat 

D

Kelas VII-IX SMP/MTs/Paket B/sederajat 

E

Kelas X SMA/SMK/MA/MA Kejuruan/Paket C/sederajat 

F

  1. Kelas XI-XII SMA/MA/Paket C/sederajat dan

SMK/MA Kejuruan program 3 (tiga) tahun; dan

  1. Kelas XI-XIII SMK/MA Kejuruan program 4 (empat) tahun

Peserta didik berkebutuhan khusus dengan hambatan intelektual dapat menggunakan CP Pendidikan Khusus. Sementara itu, peserta didik berkebutuhan khusus tanpa hambatan intelektual dapat menggunakan CP umum dengan menerapkan prinsip-prinsip modifikasi kurikulum.

Capaian Pembelajaran terbaru berdasarkan :

KEPUTUSAN KEPALA BADAN STANDAR, KURIKULUM, DAN ASESMEN PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI NOMOR 032/H/KR/2024 

TENTANG 

CAPAIAN PEMBELAJARAN PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, JENJANG PENDIDIKAN DASAR, DAN JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH PADA KURIKULUM MERDEKA

Dapat diunduh di bawah ini