Gerakan Literasi Sekolah (GLS) adalah upaya komprehensif untuk membangun budaya membaca dan menulis di lingkungan sekolah yang melibatkan seluruh warga sekolah, seperti siswa, guru, dan orang tua. Tujuannya adalah menjadikan siswa literat agar memiliki keterampilan membaca, menulis, menyimak, melihat, dan berbicara untuk pembelajaran sepanjang hayat. Gerakan ini merupakan implementasi dari kebijakan untuk menumbuhkan budi pekerti siswa dan meningkatkan kompetensi mereka.
- Meningkatkan minat baca dan menulis siswa agar mereka menjadi insan yang literat dan mampu melakukan pembelajaran sepanjang hayat.
- Semua kegiatan yang berhubungan dengan literasi, tidak hanya membaca tetapi juga menulis, menyimak, melihat, dan berbicara.
- Seluruh ekosistem sekolah, termasuk siswa, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.
- Diwujudkan melalui berbagai kegiatan, seperti menyediakan pojok baca, melakukan kegiatan membaca bersama sebelum pelajaran dimulai, dan membuat kegiatan menulis setelah membaca.
- Gerakan ini adalah implementasi dari kebijakan penumbuhan budi pekerti melalui Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015.
